Saturday, April 9, 2016

kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam

kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam - Sobat Aswaja dimanapun berada, Biografi Ulama Se Nusantara , hadir untuk mengobati kerinduan kita kepada cerita atau ajaran berbagai salafusholihin di berbagai Nusantara yang tak pernah lekang oleh zaman. Dan melalui portal ini diharapkan setiap muda-mudi para pejuang Islam bangkit untuk menjadikan Islam yang rohmatan lilalamin sesungguhnya. Tanpa adanya kekerasan dan hanya kelembutan dalam penyampiananya. Serta diharapkan dapat tumbuh kembang kecintaan kita terhadap negara kita.

Sedikit mengulas tentang kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam, Kita dapat memmetik pelajaran yang terkandung didalamnya dan mampu mengamalkanya.Dengan kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam kita bisa ambil yang baiknya saja jadikan semuanya merupakan ajang untuk mencari ridho Allah Semata dan menjadikan kita menjadi manusia yang insan kamil mukamil. Baik dalm bernegara maupun berkeluarga.


Artikel yang dibaca di Biografi Ulama Se Nusantara: kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam

Ringkasan materi selanjutnya:


kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam

Foto Pencinta Guru Sekumpul.
kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam*
Sedikit mengambil berkah kisah Abah Guru
Waktu Abah Guru sekolah di Darussalam kelas satu tsanawiyah, beliau termasuk murid yang jeniu, bukan pandai lagi,, kalau ulangan selalu dapat nilai "jayyid jiddan" artinya nilai tertinggi.
Namun paman beliau Guru Semman Mulia, ingin keponakannya benar-benar 'alim.
Dan dikelas beliau mengajar itu ada pengajarnya yang ahli ilmu ( lupa nama guru tersebut, klau ada yg ingat bisa dikasih tahulah , kalau tidak khilaf nama beliau Guru Salman Yusuf ). Guru Semman meminta wali kelasnya supaya keponakannya jangan dinaikkan kelas supaya bisa belajar setahun lagi dengan pengajarnya yg 'alim itu.
Lalu Abah Guru dipanggil oleh Guru Seman selaku guru senior, dan menanyakan kepada Abah Guru dengan berbagai pertanyaan agama, dan Abah Guru bisa menjawabnya..
Setelah Semua pertanyaan itu habis ditanyakan, akhirnya guru seman bertanya " Zaini, berapa jumlah bulu ketiak ikam ???" (Wahai Zaini, berapakah jumlah bulu ketiakmu?), maka Abah Guru pun tidak dapat menjawabnya..
Kemudian kata Guru Semman, " han kada 'alim ikam kada bisa menjawab , mun kada naik kelas jangan salahkan aku lah " (kalau tidak bisa menjawab berarti kamu belum 'alim, jangan salahkan saya kalau kamu tidak naik kelas)..
Akhirnya memang Abah Guru tidak naik kelas atas permintaan pamannya sendiri dengan tujuan yang mulia.. Dan Guru Semman sendiri sudah tau bahwa Abah Guru nanti akan menjadi orang besar, maka beliau di tarbiyah supaya jangan diri merasa 'alim, padahal nilai-nilai Abah Guru selalu yang tertinggi.
keterangan foto : Abah guru sekumpul,Habib zean Alhabsy,Guru semman mulia,yang satunya ada yang bisa nambahi ngga..?



Bagai sobat Aswaja-kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam

Kami harap ulasan tadi yang mengenai tentang kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam dapat memberikan kesan buat anda, lebih-lebih dapat merubah cara berfikir kita selama ini tentang situasi dan kondisi yang terkait dengan masalah kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam, Mari membuka diri untuk mengembangkan dan menyiarakan Islam sesuai dengan ajaran para ulama Nusantara pendahulu kita dengan tetap mengedepankan kasih sayang dan tenggang rasa. Untuk kemajuan portal ini silahkan corat-coret dimari salam Aswaja.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam

0 comments:

Post a Comment