Pencinta Rasulullah SAW
Berkata Salaf: Ini adalah ilmu yang berisi syariat dan haqiqah barang siapa yang tidak menjalankan syariat maka tidak akan pernah mendapatkan haqiqah, berkata pula Imam AsShodiq bahwa sungguh sesat orang yang tidak punya syaikh untuk membimbing dia
Al Habib Jindan Bin Novel Bin Jindan :
Jaman sekarang berhati hati pilih orang untuk dijadikan guru, ibarat memilih pesawat terbang tentu butuh pilot yang berpengalaman dan memang ahlinya,
tidak mungkin seorang tukang becak bisa mengendalikan pesawat walaupun memiliki pengalaman puluhan tahun, atau memilih dokter tentu kita harus memilih yang memiliki izin jelas ilmunya, kalau tidak jelas berarti malpraktek, atau memilih insiyur harus jelas izinnya kalau tidak ilegal, atau memilih pejabat harus jelas kredibel, berijazah dan memang ahli, seseorang sesuai dengan keahliannya, tetapi kenapa zaman sekarang dalam masalah agama mengambil dari sembarang orang?, siapa aja masa bodo!. Tidak semua orang bisa kita dijadikan sebagai guru, lihat dulu orang tersebut mendapat ilmu dari siapa gurunya, pemahaman orang berbeda beda dalam memahami kitab maka lihat juga apakah pemahamannya sesuai dengan gurunya…nyambung, ahlaknya nyambungBerkata Imam Haddad bahwa seorang syeikh adalah yang guru yang saleh membimbing dengan tulus, menasihat tanpa pamrih, menjalankan tariqah dan mencicipi hakikatBerkata Salaf: Ini adalah ilmu yang berisi syariat dan haqiqah barang siapa yang tidak menjalankan syariat maka tidak akan pernah mendapatkan haqiqah, berkata pula Imam AsShodiq bahwa sungguh sesat orang yang tidak punya syaikh untuk membimbing dia
Seorang syaikh bagi murid seperti seorang yang memandikan mayat maka ikutilah syaikh dengan sebenar benarnya, juga disifatkan bawah seorang murrabi adalah mengajak orang kepada Allah menyeru kepada Allah bukan kepada dirinya
Diceritakan bahwa ada seorang muda yang kagum kepada Sayyidina Umar sehingga setiap hari selalu membuntuti dan kagum hingga Sayyidina Umar bertanya “Engkau mau cari Umar atau Tuhannya Umar”, ternyata perkataan tadi menyentuh hati pemuda tadi hingga ia sibuk beribadah, lama tidak terlihat Sayyidina Umar bertanya “Mana pemuda yang biasa mengikuti saya?”,setelah bertemu pemuda tadi berkata “Saya sibuk dengan Tuhannya Umar sampai lupa kepada Umar”
Seorang anak bercerita bahwa ia memiliki guru yang alim, tawadhu istiqamah, mendengar itu si ayah berkata “Undang gurumu, ajak makan, aku ingin mengenalnya”, maka dipanggil guru tersebut ke rumah, sampai dirumah sang ayah membuka pintu “Siapa engkau?”, “Aku guru anakmu dan aku diundang oleh anakmu ke rumahmu..si ayah malah berkata “Aku tidak mengundangmu…pergi kau!”, “Baik saya minta maaf” maka ia pun pergi, lalu si ayah berkata tadi gurumu datang dan aku mengusirnya tolong panggilkan lagi menyuruh dan bilang maafkan ayah tidak tahu, setelah itu si guru datang lagi, si ayah yang membuka pintu lagi “Lho, kamu mau apa datang lagi…pergi sana!”, maka ia pun pergi tanpa ada rasa kesal dihatinya, si ayah menyuruh anak memanggil lagi si guru, anak berkata kepada guru “Maafkan ayahku ia belum mengerti kalau yang datang adalah engkau guruku” Maka datang lagi guru tersebut dan tetapi si ayah malah berkata “Engkau datang lagi..pergi!”, terus seperti itu bolak balik datang diusir tetapi tidak mempunyai ganjalan dihatinya, hingga si ayah berkata “Sungguh inilah guru yang pantas engkau ikuti, ia memiliki akhlaq yang baik, maafkan aku tadi hanya mengujimu, darimana engkau mendapatkan akhlaq tersebut?”, si guru malah beristighfar dan berkata “Astagfirullah,..aku tidak punya akhlaq baik, aku hanya mengikuti kebiasaan anjing di kampungku, jika ia dipanggil ia datang, diusir maka ia pergi, jika ia di beri tulang ia datang, jika ia diusir ia pun akan pergi,..ini belum apa apa..bukan akhlaq siapa siapa”
Diceritakan juga bahwa Imam Malik bin Anas gurunya imam Syafiie mempunyai keilmuan dan akhlaq yang tinggi, hingga jika beliau ingin menyampaikan hadist Nabi maka beliau mandi, memakai wewangian setelah itu baru menyebutkan hadist…hingga satu ketika sedang mengajar muridnya melihat wajah Imam Malik berubah kadang memerah lalu pucat, terus seperti itu hingga selesai majelis, setelah di lihat ternyata beliau digigit kalajengking 17 kali pada di punggung belakangnya, si murid bertanya kenapa engkau diam saja dan tidak mengusir dari gigitan pertama, Imam Malik menjawab “Tidak mungkin aku memotong hadist Nabi lebih baik saya mati daripada memotong ucapan Nabi”, dikisahkan juga bahwa selama di Madinah Imam Malik tidak pernah memakai alas kaki padahal cuaca selalu panas terik, ketika ditanya beliau menjawab “Dimana akan saya letakkan sepatu dan kendaraan saya sedangkan tanah ini bekas dipijak oleh langkah Nabi SAW, Malaikat Jibril, para Sahabat serta Ahlulbait Nabi SAW
Lihat adab Habib Umar bin Abdurrahman AlAttas shohib ratib ketika berjalan menuju salat bersama murid muridnya malah dituang kotoran tetapi beliau tidak marah malah berkata “Diamlah, masih mending kotoran yang dituang seharusnya api neraka lebih berhak”
Lihat ada Habib Umar bin Idrus Al idrus, ada seorang ustad ingin ikut mengaji di masjid akan tetapi di depan masjid sedang berkumpul anak anak muda hingga menghalangi jalan masuk, maka berkata ustad tersebut dengan marah “Astagfirullah, engkau bukan ikut mengaji malah duduk duduk disini!” wah namanya anak muda masih darah panas, mereka bilang “Kalau ente mau ngaji lewat aja gak usah marah marah, ntar tangan ane yang pukul ente!”..tetapi lihat akhlaq Habib Umar bin Idrus Al Idrus dari jauh ia melepas sandalnya, menenteng sandalnya menuju masjid dan berkata “Permisi anak muda, ana mau lewat maaf menganggu, ana numpang lewat mau mengajar dulu didalam”, melihat akhlaq seperti itu anak muda kagum dan mereka pun turut ikut mengaji
Lihat adab AlQutb Habib AbdulQodir bin Ahmad Asseggaf guru dari Habib Umar bin Hafidh, ketika sedang mengajar datang seorang ahli bid’ah ekstrim yang suka mengkafirkan muslim lainnya, menghina dan mencela sedemikian rupa, saat itu pun ada Habib Abubakar AlMasyhur hingga sesampainya dirumah beliau Habib Abubakar membikin kitab sanggahan atas tuduhan dan celaan orang tadi agar disebarluaskan, mengetahui hal tersebut berkata Habib AbdulQodir “Kalau bukan kita yang menjalankan akhlaq Nabi dengan lembut lalu siapa lagi?”
Pernah disatu majelis, selesai majelis Habib AbdulQodir masuk kedalam mobil ketika akan pamit, shohibul bait masih beramah tamah, minta didoakan dll,..selesai maka berjalan mobil tersebut, tetapi sampai di belokan jalan Habib AbdulQodir minta berhenti “Stop..stop, coba tolongin saya, tangan saya kejepit pintu” Allah..kenapa tidak dari tadi saja bilang tangan beliau terjepit?, beliau berkata bahwa ia tidak tega jika shohibul bait melihat tangannya terjepit dan kesakitan maka akan menyakiti hati shohibul bait tadi,..inilah aklaq, cari guru yang seperti ini
Satu ketika ada seorang dikampungnya banyak AhliBid’ah dari mereka yang sering mengkafirkan orang, maka berkata orang ini, saya ingin tahajud dan mendoakan keburukan untuk mereka biar mati masuk neraka, sebelum melaksanakan itu telpon berbunyi, ternyata yang menelpon adalah Habib Muhammad bin Abdullah AlHaddar, beliau menasehati bahwa para salaf mengajak orang untuk masuk kedalam kebaikan bukan menceburkan ke jurang neraka…subhanallah
Lihat juga bagaimana Imam Habib Abubakar Al Adni satu saat rumahnya dimasuki maling, rupanya ni maling salah rumah, masuk rumah wali, ketika akan beraksi ternyata pulang beliau, si maling ngumpet di kolong tempat tidur melihat beliau beribadah tahajjud, selesai itu maka datang terbang para aulia masuk kedalam rumah..tambah takut maling tadi melihat hal tersebut, ternyata para wali berdiskusi bahwa ada seorang wali meninggal dunia maka mereka meminta Habib Abubakar Al Adni untuj menunjuk penggantinya, Habib Abubakar bilang “Ada penggantinya…keluarlah!” maka maling tersebut keluar dan ditawari untuk menjadi wali dan disuruh taubat,..masuk maling keluar jadi wali..semu bisa asalkan ada kesungguhan. Seorang murid jika sungguh sungguh akan mendapatkan guru dihadapannya
Alhamdullilah kita terikat dengan mereka, jangan kita tertipu dengan orang yang mengaku guru tetapi ngerokok, ngaku guru salaman dengan perempuan, ngaku guru gak sholat, ngaku guru gak solat jamaah, seseorang bisa batal ditunjuk menjadi wali karena tidak sholat subuh berjamaah!
Jangan terpesona walaupun lihat orang jalan di atas air, bisa terbang tapi kalau gak menegakkan syariat Nabi buang di comberan!..mudah mudahan Allah memudahkan para pendidik untuk mendidik kita. Amiin
Diceritakan bahwa ada seorang muda yang kagum kepada Sayyidina Umar sehingga setiap hari selalu membuntuti dan kagum hingga Sayyidina Umar bertanya “Engkau mau cari Umar atau Tuhannya Umar”, ternyata perkataan tadi menyentuh hati pemuda tadi hingga ia sibuk beribadah, lama tidak terlihat Sayyidina Umar bertanya “Mana pemuda yang biasa mengikuti saya?”,setelah bertemu pemuda tadi berkata “Saya sibuk dengan Tuhannya Umar sampai lupa kepada Umar”
Seorang anak bercerita bahwa ia memiliki guru yang alim, tawadhu istiqamah, mendengar itu si ayah berkata “Undang gurumu, ajak makan, aku ingin mengenalnya”, maka dipanggil guru tersebut ke rumah, sampai dirumah sang ayah membuka pintu “Siapa engkau?”, “Aku guru anakmu dan aku diundang oleh anakmu ke rumahmu..si ayah malah berkata “Aku tidak mengundangmu…pergi kau!”, “Baik saya minta maaf” maka ia pun pergi, lalu si ayah berkata tadi gurumu datang dan aku mengusirnya tolong panggilkan lagi menyuruh dan bilang maafkan ayah tidak tahu, setelah itu si guru datang lagi, si ayah yang membuka pintu lagi “Lho, kamu mau apa datang lagi…pergi sana!”, maka ia pun pergi tanpa ada rasa kesal dihatinya, si ayah menyuruh anak memanggil lagi si guru, anak berkata kepada guru “Maafkan ayahku ia belum mengerti kalau yang datang adalah engkau guruku” Maka datang lagi guru tersebut dan tetapi si ayah malah berkata “Engkau datang lagi..pergi!”, terus seperti itu bolak balik datang diusir tetapi tidak mempunyai ganjalan dihatinya, hingga si ayah berkata “Sungguh inilah guru yang pantas engkau ikuti, ia memiliki akhlaq yang baik, maafkan aku tadi hanya mengujimu, darimana engkau mendapatkan akhlaq tersebut?”, si guru malah beristighfar dan berkata “Astagfirullah,..aku tidak punya akhlaq baik, aku hanya mengikuti kebiasaan anjing di kampungku, jika ia dipanggil ia datang, diusir maka ia pergi, jika ia di beri tulang ia datang, jika ia diusir ia pun akan pergi,..ini belum apa apa..bukan akhlaq siapa siapa”
Diceritakan juga bahwa Imam Malik bin Anas gurunya imam Syafiie mempunyai keilmuan dan akhlaq yang tinggi, hingga jika beliau ingin menyampaikan hadist Nabi maka beliau mandi, memakai wewangian setelah itu baru menyebutkan hadist…hingga satu ketika sedang mengajar muridnya melihat wajah Imam Malik berubah kadang memerah lalu pucat, terus seperti itu hingga selesai majelis, setelah di lihat ternyata beliau digigit kalajengking 17 kali pada di punggung belakangnya, si murid bertanya kenapa engkau diam saja dan tidak mengusir dari gigitan pertama, Imam Malik menjawab “Tidak mungkin aku memotong hadist Nabi lebih baik saya mati daripada memotong ucapan Nabi”, dikisahkan juga bahwa selama di Madinah Imam Malik tidak pernah memakai alas kaki padahal cuaca selalu panas terik, ketika ditanya beliau menjawab “Dimana akan saya letakkan sepatu dan kendaraan saya sedangkan tanah ini bekas dipijak oleh langkah Nabi SAW, Malaikat Jibril, para Sahabat serta Ahlulbait Nabi SAW
Lihat adab Habib Umar bin Abdurrahman AlAttas shohib ratib ketika berjalan menuju salat bersama murid muridnya malah dituang kotoran tetapi beliau tidak marah malah berkata “Diamlah, masih mending kotoran yang dituang seharusnya api neraka lebih berhak”
Lihat ada Habib Umar bin Idrus Al idrus, ada seorang ustad ingin ikut mengaji di masjid akan tetapi di depan masjid sedang berkumpul anak anak muda hingga menghalangi jalan masuk, maka berkata ustad tersebut dengan marah “Astagfirullah, engkau bukan ikut mengaji malah duduk duduk disini!” wah namanya anak muda masih darah panas, mereka bilang “Kalau ente mau ngaji lewat aja gak usah marah marah, ntar tangan ane yang pukul ente!”..tetapi lihat akhlaq Habib Umar bin Idrus Al Idrus dari jauh ia melepas sandalnya, menenteng sandalnya menuju masjid dan berkata “Permisi anak muda, ana mau lewat maaf menganggu, ana numpang lewat mau mengajar dulu didalam”, melihat akhlaq seperti itu anak muda kagum dan mereka pun turut ikut mengaji
Lihat adab AlQutb Habib AbdulQodir bin Ahmad Asseggaf guru dari Habib Umar bin Hafidh, ketika sedang mengajar datang seorang ahli bid’ah ekstrim yang suka mengkafirkan muslim lainnya, menghina dan mencela sedemikian rupa, saat itu pun ada Habib Abubakar AlMasyhur hingga sesampainya dirumah beliau Habib Abubakar membikin kitab sanggahan atas tuduhan dan celaan orang tadi agar disebarluaskan, mengetahui hal tersebut berkata Habib AbdulQodir “Kalau bukan kita yang menjalankan akhlaq Nabi dengan lembut lalu siapa lagi?”
Pernah disatu majelis, selesai majelis Habib AbdulQodir masuk kedalam mobil ketika akan pamit, shohibul bait masih beramah tamah, minta didoakan dll,..selesai maka berjalan mobil tersebut, tetapi sampai di belokan jalan Habib AbdulQodir minta berhenti “Stop..stop, coba tolongin saya, tangan saya kejepit pintu” Allah..kenapa tidak dari tadi saja bilang tangan beliau terjepit?, beliau berkata bahwa ia tidak tega jika shohibul bait melihat tangannya terjepit dan kesakitan maka akan menyakiti hati shohibul bait tadi,..inilah aklaq, cari guru yang seperti ini
Satu ketika ada seorang dikampungnya banyak AhliBid’ah dari mereka yang sering mengkafirkan orang, maka berkata orang ini, saya ingin tahajud dan mendoakan keburukan untuk mereka biar mati masuk neraka, sebelum melaksanakan itu telpon berbunyi, ternyata yang menelpon adalah Habib Muhammad bin Abdullah AlHaddar, beliau menasehati bahwa para salaf mengajak orang untuk masuk kedalam kebaikan bukan menceburkan ke jurang neraka…subhanallah
Lihat juga bagaimana Imam Habib Abubakar Al Adni satu saat rumahnya dimasuki maling, rupanya ni maling salah rumah, masuk rumah wali, ketika akan beraksi ternyata pulang beliau, si maling ngumpet di kolong tempat tidur melihat beliau beribadah tahajjud, selesai itu maka datang terbang para aulia masuk kedalam rumah..tambah takut maling tadi melihat hal tersebut, ternyata para wali berdiskusi bahwa ada seorang wali meninggal dunia maka mereka meminta Habib Abubakar Al Adni untuj menunjuk penggantinya, Habib Abubakar bilang “Ada penggantinya…keluarlah!” maka maling tersebut keluar dan ditawari untuk menjadi wali dan disuruh taubat,..masuk maling keluar jadi wali..semu bisa asalkan ada kesungguhan. Seorang murid jika sungguh sungguh akan mendapatkan guru dihadapannya
Alhamdullilah kita terikat dengan mereka, jangan kita tertipu dengan orang yang mengaku guru tetapi ngerokok, ngaku guru salaman dengan perempuan, ngaku guru gak sholat, ngaku guru gak solat jamaah, seseorang bisa batal ditunjuk menjadi wali karena tidak sholat subuh berjamaah!
Jangan terpesona walaupun lihat orang jalan di atas air, bisa terbang tapi kalau gak menegakkan syariat Nabi buang di comberan!..mudah mudahan Allah memudahkan para pendidik untuk mendidik kita. Amiin
0 comments:
Post a Comment