Thursday, May 14, 2015

Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33

Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33 - Sobat Aswaja dimanapun berada, Biografi Ulama Se Nusantara , hadir untuk mengobati kerinduan kita kepada cerita atau ajaran berbagai salafusholihin di berbagai Nusantara yang tak pernah lekang oleh zaman. Dan melalui portal ini diharapkan setiap muda-mudi para pejuang Islam bangkit untuk menjadikan Islam yang rohmatan lilalamin sesungguhnya. Tanpa adanya kekerasan dan hanya kelembutan dalam penyampiananya. Serta diharapkan dapat tumbuh kembang kecintaan kita terhadap negara kita.

Sedikit mengulas tentang Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33, Kita dapat memmetik pelajaran yang terkandung didalamnya dan mampu mengamalkanya.Dengan Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33 kita bisa ambil yang baiknya saja jadikan semuanya merupakan ajang untuk mencari ridho Allah Semata dan menjadikan kita menjadi manusia yang insan kamil mukamil. Baik dalm bernegara maupun berkeluarga.


Artikel yang dibaca di Biografi Ulama Se Nusantara: Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33

Ringkasan materi selanjutnya:


Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33

" Hawa nafsu sering membuat pelaku kebaikan akan terlena hingga tanpa sadar ia telah melakukan kesalahan yang tidak sebanding dengan kebaikan yang dilakukan.
Ahli ibadah yang hanya sibuk dg sholat, puasa dan berdzikir, akan tetapi ibadah itu telah menjadikannya lalai untuk menjalin keindahan dengan sesama. Itulah orang bangkrut (muflis). Satu kalimat yang menyakitkan pasangan atau saudara dan sahabat adalah dosa yang tidak terbayar dengan seribu rokaat sholat sunnah yang ditegakkan.
Begitu juga kedermawanan dan seni berinteraksi kepada sesama adalah kebaikan. Akan tetapi kebaikan itu tidak sebanding dengan dosa yang kita lakukan kepada Alloh.
Kebaikan yang kita berikan kepada sanak saudara dan sahabat jika menjadikan kita melanggar Alloh itu tanda apa yang kita lakukan dari kebaikan untuk sesama kita adalah bukan karena Alloh. Itulah orang yang tertipu (mahrur).
Tanda ketulusan adalah mendahulukan yang wajib
sebelum memperbanyak amalan sunnah.
Yang sadar hanyalah orang cerdas seperti yang
disabdakan Rosululloh SAW "



Bagai sobat Aswaja-Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33

Kami harap ulasan tadi yang mengenai tentang Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33 dapat memberikan kesan buat anda, lebih-lebih dapat merubah cara berfikir kita selama ini tentang situasi dan kondisi yang terkait dengan masalah Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33, Mari membuka diri untuk mengembangkan dan menyiarakan Islam sesuai dengan ajaran para ulama Nusantara pendahulu kita dengan tetap mengedepankan kasih sayang dan tenggang rasa. Untuk kemajuan portal ini silahkan corat-coret dimari salam Aswaja.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya‬ Ke 33

0 comments:

Post a Comment