, hadir untuk mengobati kerinduan kita kepada cerita atau ajaran berbagai salafusholihin di berbagai Nusantara yang tak pernah lekang oleh zaman. Dan melalui portal ini diharapkan setiap muda-mudi para pejuang Islam bangkit untuk menjadikan Islam yang rohmatan lilalamin sesungguhnya. Tanpa adanya kekerasan dan hanya kelembutan dalam penyampiananya. Serta diharapkan dapat tumbuh kembang kecintaan kita terhadap negara kita.
Sedikit mengulas tentang MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 26, Kita dapat memmetik pelajaran yang terkandung didalamnya dan mampu mengamalkanya.Dengan MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 26 kita bisa ambil yang baiknya saja jadikan semuanya merupakan ajang untuk mencari ridho Allah Semata dan menjadikan kita menjadi manusia yang insan kamil mukamil. Baik dalm bernegara maupun berkeluarga.
” Hakekat kekayaan bukanlah disaat melimpahnya harta, akan tetapi karunia yang disambut hati dengan penuh rasa syukur. Hakekat
kekayaan bukanlah di saat kita mendapatkan harta melimpah, akan tetapi disaat hati kita tidak menginginkannya. Itulah kaya hati yang membebaskan si faqir sekalipun dari dibelenggu rasa miskin dan kekurangan ”
#Mutiara_Hikmah_Buya_Yahya Ke 25
Bagai sobat Aswaja-MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 26
Kami harap ulasan tadi yang mengenai tentang MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 26 dapat memberikan kesan buat anda, lebih-lebih dapat merubah cara berfikir kita selama ini tentang situasi dan kondisi yang terkait dengan masalah MUTIARA HIKMAH BUYA YAHYA KE 26, Mari membuka diri untuk mengembangkan dan menyiarakan Islam sesuai dengan ajaran para ulama Nusantara pendahulu kita dengan tetap mengedepankan kasih sayang dan tenggang rasa. Untuk kemajuan portal ini silahkan corat-coret dimari salam Aswaja.
0 comments:
Post a Comment