Friday, May 15, 2015

Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1

Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1 - Sobat Aswaja dimanapun berada, Biografi Ulama Se Nusantara , hadir untuk mengobati kerinduan kita kepada cerita atau ajaran berbagai salafusholihin di berbagai Nusantara yang tak pernah lekang oleh zaman. Dan melalui portal ini diharapkan setiap muda-mudi para pejuang Islam bangkit untuk menjadikan Islam yang rohmatan lilalamin sesungguhnya. Tanpa adanya kekerasan dan hanya kelembutan dalam penyampiananya. Serta diharapkan dapat tumbuh kembang kecintaan kita terhadap negara kita.

Sedikit mengulas tentang Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1, Kita dapat memmetik pelajaran yang terkandung didalamnya dan mampu mengamalkanya.Dengan Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1 kita bisa ambil yang baiknya saja jadikan semuanya merupakan ajang untuk mencari ridho Allah Semata dan menjadikan kita menjadi manusia yang insan kamil mukamil. Baik dalm bernegara maupun berkeluarga.


Artikel yang dibaca di Biografi Ulama Se Nusantara: Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1

Ringkasan materi selanjutnya:


Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1

Oleh Habib Ahmad Novel Jindan


Hendaknya engkau mengisi waktumu dengan berbagai aktifitas ibadah agar tidak berlalu sesaat pun baik malam atau siang hari melainkan selalu terisi dengan aktifitas ibadah. Sehingga nampaklah keberkahan waktu, diperoleh manfaat dalam umur ini dan akan selalu timbul semangat untuk beribadah kepada Allah SWT. Selain itu luangkanlah waktu khusus untuk melakukan kebiasaan dan hobimu.
Ketahuilah, bahwa keadaan seseorang tidak akan lurus apabila diiringi dengan ketidak seriusan. Begitu juga hati tidak akan baik apabila diiringi dengan kelalaian. Dalam hal ini, hujjatul Islam al Imam al Ghazali ra berkata: ‘Hendaknya engkau membagi waktumu dan mengatur aktifitas ibadahmu. Tentukanlah untuk setiap waktu ada aktifitas tertentu yang tidak akan engkau tinggalkan ataupun mementingkan yang lainnya.
Adapun orang yang membiarkan dirinya sia-sia begitu saja, tak ubahnya seperti halnya seekor binatang yang menyibukkan dirinya setiap saat. Ia berbuat apa saja yang ia mau dengan cara sesukanya, sehingga Waktunya banyak habis sia-sia. Ketahuilah, bahwasannya waktumu adalah umurmu, umurmu adalah modalmu, dan modal utama  perdaganganmu.
Dengannya engkau bisa mencapai kenikmatan abadi di sisi Allah swt. Jadi setiap nafasmu adalah permata yang tiada tandingannya dan tidak dapat tertukar, jika ia telah pergi tak akan kembali lagi.”
Adakan waktu khusus untuk melazimi wirid. Janganlah engkau menghabiskan seluruh waktumu hanya dengan satu aktifitas ibadah saja, meskipun itu termasuk aktifitas yang terbaik. Karena dengan demikian engkau akan kehilangan keberkahan berbagai macam wirid. Janganlah engkau tinggalkan wirid. Karena setiap wirid memiliki bekas cahaya, keberkahan dalam hati dan kedudukan tersendiri di sisi Allah SWT yang tidak dimiliki oleh lainnya.
Selain itu, jika engkau berpindah-pindah dari satu wirid ke wirid yang lain engkau akan terhindar dari kebosanan dan kejenuhan. Dalam hal ini, al Imam Ibnu ‘Athaillah Asyadzili ra berkata: “Karena Allah SWT mengetahui adanya kebosanan terhadap dirimu, maka Allah SWT menjadikan berbagai macam aktivitas ibadah untukmu,”
Ketahuilah sesungguhnya wirid-wirid memiliki peran yang besar dalam menyinari hati dan mengendalikan anggota tubuh. Akan tetapi tidak akan nampak hasilnya atau tidak akan menguat, kecuali apabila dilakukan dengan tekun dan melaksanakan setiap wirid di waktunya masing-masing.
jika engkau bukan termasuk orang yang menghabiskan seluruh waktu siang dan malam dengan aktifitas ibadah, maka jadikanlah bagi dirimu beberapa aktifitas ibadah yang engkau tekuni di waktu-waktu tertentu dan jika tidak sempat engkau lakukan, maka engkau menggantinya agar dirimu terbiasa menjaganya. Dan jika dirimu meninggalkannya, maka engkau akan segera menggantikannya kapan saja dan jikalau sedemikian, pasti engkau akan selalu melakukannya tepat pada waktunya.
Dalam hal ini, Sayyid Syeikh al-lmam al-Habib Abdurrahman Assegaf bin Muhammad Mauladdawilah ra berkata: “Barangsiapa yang tidak memiliki istiqamah wirid yang dipegangnya berarti ia tak ubahnya seperti seekor kera.’
Dalam sebuah kesempatan, salah seorang ‘Arifin Billah berkata: “Curahan-curahan rahmat Allah SWT tergantung dari wirid-wirid. Maka barangsiapa yang lahirnya tidak memiliki wirid, sudah dapat dipastikan bahwa batinnya tidak memiliki wirid.”
Hendaknya engkau mengambil langkah serius dan jalan tengah dalam setiap perkara. Ambillah dari aktifitas ibadah yang mampu engkau tekuni. Dalam hal ini Baginda Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda:

 أحب الاعمال الى الله ادومها وإن قل.

Artinya: “Amat perbuatan yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling terus menerus meskipun hal itu sedikit”
Sumber : Nasihat Untukmu Wahai Saudaraku Karya al-Allamah al-Habib Abdullah bin Alwi AlHaddad



Bagai sobat Aswaja-Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1

Kami harap ulasan tadi yang mengenai tentang Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1 dapat memberikan kesan buat anda, lebih-lebih dapat merubah cara berfikir kita selama ini tentang situasi dan kondisi yang terkait dengan masalah Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1, Mari membuka diri untuk mengembangkan dan menyiarakan Islam sesuai dengan ajaran para ulama Nusantara pendahulu kita dengan tetap mengedepankan kasih sayang dan tenggang rasa. Untuk kemajuan portal ini silahkan corat-coret dimari salam Aswaja.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mengisi Waktu Dengan Aktifitas Ibadah Bagian 1

0 comments:

Post a Comment