Thursday, May 14, 2015

Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh

Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh - Sobat Aswaja dimanapun berada, Biografi Ulama Se Nusantara , hadir untuk mengobati kerinduan kita kepada cerita atau ajaran berbagai salafusholihin di berbagai Nusantara yang tak pernah lekang oleh zaman. Dan melalui portal ini diharapkan setiap muda-mudi para pejuang Islam bangkit untuk menjadikan Islam yang rohmatan lilalamin sesungguhnya. Tanpa adanya kekerasan dan hanya kelembutan dalam penyampiananya. Serta diharapkan dapat tumbuh kembang kecintaan kita terhadap negara kita.

Sedikit mengulas tentang Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh, Kita dapat memmetik pelajaran yang terkandung didalamnya dan mampu mengamalkanya.Dengan Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh kita bisa ambil yang baiknya saja jadikan semuanya merupakan ajang untuk mencari ridho Allah Semata dan menjadikan kita menjadi manusia yang insan kamil mukamil. Baik dalm bernegara maupun berkeluarga.


Artikel yang dibaca di Biografi Ulama Se Nusantara: Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh

Ringkasan materi selanjutnya:


Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh


Semoga Bemanfaat dan Menjadi hidayah bagi kita...
Ada yang bertanya, “Kenapa kau ziarah maqam aulia?? Sedangkan ia tiada memberi kuasa apa-apa, dan tempat meminta hanya pada Allah..!”
Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz menjawab:

"Benar wahai saudaraku, aku juga sama pegangan denganmu bahwa mereka tidak mempunyai kekuasaan apa-apa.
Tetapi sedikit perbedaan aku dengan dirimu, karena aku lebih senang menziarahi mereka karena bagiku mereka tetap hidup dalam membangkitkan jiwa yang mati ini kepada cinta Tuhan.
Tapi aku juga heran, kenapa engkau tidak melarang ku menziarahi ahli dunia, mereka juga tidak ada kuasa malah mematikan hati yang hidup. Bagiku mereka bagaikan mayat yang berjalan, rumah mereka adalah pusara yang tiada membangkitkan jiwa pada cinta Tuhan.
Kematian dan kehidupan di sisi Allah adalah jiwa. Banyak mereka yang dilihat hidup tapi sebenarnya mati, banyak mereka yang dilihat mati tapi sebenarnya hidup, banyak yang menziarahi pusara terdiri dari orang yang mati sedangkan dalam pusara itulah orang yang hidup.
Aku lebih senang menziarahi maqam kekasih Allah dan para syuhada walaupun hanya pusara, tetapi ia mengingatkan aku akan kematian kerena ia mengingatkan aku bahwa hidup adalah perjuangan. Karena aku dapat melihat jiwa mereka ada kuasa cinta yang hebat sehingga mereka dicintai oleh Tuhan Nya lantaran kebenaran cintanya.
Wahai saudaraku, ziarahi lah maqam aulia karena pada maqam mereka ada cinta, lantaran cinta Allah pada mereka, seluruh tempat persemadian mereka dicintai Allah. Cinta tiada mengalami kematian, ia tetap hidup dan terus hidup dan akan melimpah kepada para pencintanya.
Aku berziarah karena sebuah cinta mengambil semangat mereka agar aku dapat mengikuti mereka dalam mujahadahku, mengangkat tangan di sisi maqam mereka bukan meminta kuasa dari mereka, tapi memohon kepada Allah agar aku juga dicintai Allah sebagaimana mereka dicintai Allah."
‪#‎Semoga‬ bermanfaat..



Bagai sobat Aswaja-Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh

Kami harap ulasan tadi yang mengenai tentang Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh dapat memberikan kesan buat anda, lebih-lebih dapat merubah cara berfikir kita selama ini tentang situasi dan kondisi yang terkait dengan masalah Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh, Mari membuka diri untuk mengembangkan dan menyiarakan Islam sesuai dengan ajaran para ulama Nusantara pendahulu kita dengan tetap mengedepankan kasih sayang dan tenggang rasa. Untuk kemajuan portal ini silahkan corat-coret dimari salam Aswaja.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Mengapa kita Berziarah Ke Makam Auliya' dan Orang-Orang Shaleh

0 comments:

Post a Comment