Friday, May 8, 2015

Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya

Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya - Sobat Aswaja dimanapun berada, Biografi Ulama Se Nusantara , hadir untuk mengobati kerinduan kita kepada cerita atau ajaran berbagai salafusholihin di berbagai Nusantara yang tak pernah lekang oleh zaman. Dan melalui portal ini diharapkan setiap muda-mudi para pejuang Islam bangkit untuk menjadikan Islam yang rohmatan lilalamin sesungguhnya. Tanpa adanya kekerasan dan hanya kelembutan dalam penyampiananya. Serta diharapkan dapat tumbuh kembang kecintaan kita terhadap negara kita.

Sedikit mengulas tentang Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya, Kita dapat memmetik pelajaran yang terkandung didalamnya dan mampu mengamalkanya.Dengan Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya kita bisa ambil yang baiknya saja jadikan semuanya merupakan ajang untuk mencari ridho Allah Semata dan menjadikan kita menjadi manusia yang insan kamil mukamil. Baik dalm bernegara maupun berkeluarga.


Artikel yang dibaca di Biografi Ulama Se Nusantara: Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya

Ringkasan materi selanjutnya:


Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya


Hendaknya engkau lazimkan untuk membaca al-Qur an pada setiap harinya. Paling sedikitnya engkau membaca satu juz dalam sehari, sehingga setiap bulan engkau akan khatam satu kali. Sedangkan jikalau engkau mampu, maka yang lebih baik dari itu adalah engkau mengkhatamkan setiap tiga hari sekali. Ketahuilah bahwa membaca alqur’an memiliki keutamaan sangat besar dan sangat berpengaruh dalam menerangi hati.

Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam:
افضل عبادة امتي قراءة القران
Artinya: “Sebaik-baik ibadah umatku adalah membaca al-Qur’an”
Dalam sebuah kesempatan, Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra berkata: “Barangsiapa yang membaca al-Qur’an sedangkan ia berdiri dalam shalat. maka dalam setiap huruf ia akan mendapat seratus kebaikan. Barangsiapa yang membacanya dalam keadaan duduk sewaktu shalat ia akan mendapat dalam setiap huruf lima puluh kebaikan.
Barangsiapa yang membacanyadli luar shalat sedangkan ia dalam keadaan suci, maka dalam setiap huruf ia akan akan mendapat dua puluh lima kebaikan dan barangsiapa yang membacanya tidak dalam keadaan suci, maka dalam setiap huruf ia akan mendapat sepuluh kebaikan.”
Janganlah sampai keinginanmu membaca al-Qur’an hanya sekedar memperbanyak bacaan saja tanpa perenungan sedikitpun. Hendaknya jika engkau membaca al-Qur’an bacalah dengan penuh renungan. Lakukanlah dengan cara bacaan tartil, hadirkanlah dalam hatimu keagungan Sang Pembicara, yaitu Allah SWT
Bayangkanlah dirimu berada dihadapan-Nya. Membaca kitab-Nya yang di dalamnya berisi perintah-Nya kepadamu. larangan-Nya, nasehat-Nya dan wasiat-Nya. Penuhilah hatimu akan keagungan-Nya tatkala engkau membaca ayat-ayat keesaan dan kekuasaan-Nya. Penuhilah hatimu akan harapan dan rasa takut tatkala membaca ayat-ayat yang berisi janji dan ancaman-Nya.
Sedangkan dikala engkau membaca ayat-ayat yang berisi perintah dan larangan-Nya, maka penuhilah hatimu dengan rasa syukur, penuh pengakuan akan kecerobohanmu atau mintalah ampun sambil bertekad untuk teguh beribadah.
Ketahuilah bahwasannya al-Qur’an adalah lautan yang luas. Darinya terambil mutiara-mutiara ilmu. Barangsiapa diantara orang-orang beriman yang terbuka baginya jalan untuk
memahaminya, maka akan selalu terbuka baginya pemahaman-pemahaman.
Semakin sempurna cahayanya, semakin luas ilmunya. Sehingga membuat si pembaca tidak akan bosan membacanya siang dan malam karena ia telah mendapatkan tujuan utamanya dan telah memperoleh keinginannya, inilah sifat seorang hamba Allah SWT yang sejati.
Dalam sebuah kesempatan, al-lmam asy-Syeikh Abu Madyan ra berkata: “Seorang murid tidak akan menjadi hamba Allah SWT yang sejati sampai ia mendapatkan apa yang ia inginkan ada dalam al-Qur’an.”
Hendaknya engkau menekuni bacaan surat-surat dan ayat-ayat yang dianjurkan bacaannya dalam waktu-waktu tertentu menurut riwayat hadits. Diantaranya hendaknya setiap malam sebelum tidur bacalah Surat Alif lam Mini Sajadah. al-MuIk, al-Waqi ah, dan dua ayat terakhir dari Surat al-Baqarah.
Sedangkan Malam Senin dan Jum’at bacalah Surat ad-Dukhan. Pada Malam Jum’at dan Hari Jumatnya bacalah Surat al-Kahfi, selain itu jika engkau mampu, maka bacalah tujuh Ayat Munjiyat setiap malam, semua itu mengandung keutamaan yang besar sekali.
Begitu juga bacalah di pagi atau sore hari permulaan Surat al-hadiid, akhir Surat al-Hasyr, Surat al-Ikhlas dan Surat al-Mu’awwidatain, masing-masing tiga kali. Ketika hendak tidur bacalah Surat al-Ikhlas, Surat al-Muawwidatain, ayat Kursi dan Surat al-Kafirun. Juga jadikanlah bacaan ini terakhir yang engkau ucapkan. Sesungguhnya Allah SWT berkata yang benar dan Dialah yang memberi jalan petunjuk.
Sumber : Nasihat Untukmu Wahai Saudaraku Karya al-Allamah al-Habib Abdullah bin Alwi AlHaddad



Bagai sobat Aswaja-Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya

Kami harap ulasan tadi yang mengenai tentang Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya dapat memberikan kesan buat anda, lebih-lebih dapat merubah cara berfikir kita selama ini tentang situasi dan kondisi yang terkait dengan masalah Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya, Mari membuka diri untuk mengembangkan dan menyiarakan Islam sesuai dengan ajaran para ulama Nusantara pendahulu kita dengan tetap mengedepankan kasih sayang dan tenggang rasa. Untuk kemajuan portal ini silahkan corat-coret dimari salam Aswaja.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Anjuran membiasakan diri membaca al-Qur’an serta adab dalam membacanya

0 comments:

Post a Comment